REFLEKSI DIRI


REFLEKSI DIRI

Nama  : Hevriatul Ulfa
NIM    : P2A918024
Materi: Criteria For Authentic Assessment Of Mathematics: Understanding Success, Failure And Inequality

No.
Question
Opinion
1.
Apa yang telah saya pahami
-            Penilaian merupakan usaha yang dilakukan secara sistematis dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber untuk membuat suatu pertimbangan dan keputusan.
-            Jenis penilaian Autentik: Penilaian Berbasis Kinerja Asesmen autentik.
Cara penilaian berbasis kinerja adalah (a) daftar cek (checklist), untuk mengetahui indicator yang muncul dalam suatu peristiwa, (b) Catatan anekdot, catatan deskripsi guru selama kegiatan pembelajaran, (c) Skala penilaian (rating scale), dan (d) memori atau ingatan (memory approach). Guru mengamati ssiswa pada saat keegiatan beajar baik di kelas atau di luar kelas.
-            Sasaran penilaian :
Kesesuaian pesan dengan tujuan pengajaran, Kemampuan guru menggunakan teknik pembelajaran, Interaksi guru dengan siswa, Kemampuan guru menggunakan bahan ajar.
2.
Apa yang belum saya pahami?
Penilaian merupakan salah hal yang tidak dapat dipisahkan dalam menentukan keberhasilan proses dan hasil belajar terutama pelajaran matematika, bukan hanya sebagai alat yang digunakan untuk menilai hasil belajar. Kegiatan penilaian memberikan gambaran dan informasi pada guru dalam rangka peningkatan kualitas mengajar dan membantu siswa mencapai perkembangan serta kemajuan belajarnya secara optimal. Kemajuan belajar siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan guru mengajar. Penilaian autentik harus mendeskripsikan sikap, keterampilan, dan pengetahuan siswa berdasarkan dari pengalaman belajar mereka, bagaimana mereka mengaplikasikan pengetahuannya.
Yang belum saya pahami yaitu prinsip dalam penilaian autentik.

3.
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya paham?
Memahami penilaian autentik itu seperti apa, kemudian mencari jurnal-jurnal hasil penelitian yang relevan untuk menjawab permasalahan yang ada dalam pemikiran saya.
4.
Apa yang saya dapatkan dari teman diskusi
Karakter penilaian pada kegiatan penilaian autentik tidak hanya berorientasi pada karakteristik yang dimunculkan siswa, tetapi mencakup karakteristik metode pembelajaran, kurikulum yang sedang digunakan, fasilitas dan administrasi sekolah. Para siswa tidak hanya mengerjakan atau melakukan kegiatan sesuai dengan instruksi guru, tetapi dapat pula menunjukkan perilaku tertentu yang diinginkan sesuai rumusan tujuan pembelajaran, tetapi mampu mengerjakan sesuatu yang terkait dengan aplikasi pada konteks kehidupan nyata.
5.
Apa yang saya berikan pada teman?
Memberikan pemahaman bahwa Penilaian merupakan usaha yang dilakukan secara sistematis dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber untuk membuat suatu pertimbangan dan keputusan.

6.
Apa Rencana yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini?


Ketika saya menjadi seorang guru, saya ingin mempelajari lebih dalam tentang penilaian autentik dan berusaha untuk menerapkan penilaian autentik dikelas yang saya bimbing




Materi : Penilaian Afektif dalam Pembelajaran Matematika

No.
Question
Opinion
1.
Apa yang telah saya pahami
Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai. Beberapa pakar mengatakan bahwa sikap seseorang dapat diramalkan perubahannya bila seseorang telah memiliki kekuasaan kognitif tingkat tinggi. Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada peserta didik dalam berbagai tingkah laku. 
2.
Apa yang belum saya pahami?
Yang belum saya pahami mengenai kategori penilaian afektif dalam pembelajaran matematika, apakah kategori tersebut harus diterapkan semua.
3.
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya paham?
Mencoba memahami materi dengan mencari informasi dan jurnal mengenai ranah afektif.
4.
Apa yang saya dapatkan dari teman diskusi
Hasil diskusi bersama teman selama pembelajaran dapat disimpulkan Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai. Beberapa pakar mengatakan bahwa sikap seseorang dapat diramalkan perubahannya bila seseorang telah memiliki kekuasaan kognitif tingkat tinggi. Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada peserta didik dalam berbagai tingkah laku.
5.
Apa yang saya berikan pada teman?
Memberikan pendapat bahwa salah satu kemungkinan permasalahan yang dihadapi dalam melakasanakan penilaian afektif yaitu Guru selalu mengutamakan pencapaian target kurikulum.  Guru jarang memperhatikan atau menganalisa berapa persen daya serap anak terhadap materi pelajaran tersebut. Cara mengatasinya guru harus memperhatikan keseimbangan antara penilaian kompetensi sikap, keterampilan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan perkembangan karakteristik siswa sesuai dengan jenjangnya.
6.
Apa Rencana yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini?

Setelah mempelajari materi ini, saya berupaya melakukan perbaikan dan memberikan inovasi dalam penilaian afektif sesuai dengan kurikulum, keadaan siswa, dan sesuai dengan apa yang ingin dicapai.


Materi : Framework for classroom assesment in mathematics

No.
Question
Opinion
1.
Apa yang telah saya pahami
-            Tujuan dari penilaian kelas
-            Prinsip Penilaian Kelas
-            Metode penilaian kelas
2.
Apa yang belum saya pahami?
Dalam materi ini yang belum saya pahami yaitu aspek apa saja yang berperan penting dalam setiap bentuk penilaian.
3.
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya paham?
Usaha yang saya lakukan supaya paham yaitu melakukan diskusi dengan teman, dan mencari jurnal yang relevan.
4.
Apa yang saya dapatkan dari teman diskusi
Dari hasil diskusi, saya mendapatkan informasi tambahan bahwa aspek yang berperan penting dalam setiap bentuk penilaian, diantaranya:
1. Konteks;
2. Jarak ke siswa (konteks yang berhubungan dengan kehidupan, sosial, masyarakat, dll);
3. Relevansi dan sesuai dengan peran konteks;
4. Dapat membedakan yang nyata, buatan dan konteks virtual;
5. Ceramah;
6. Observasi;
7. Pekerjaan rumah;
8. Penilaian diri;
9. Penilaian sejawat;
10. Productions sendiri;
11. Pilihan ganda;
12. (Closed) Pertanyaan Terbuka;
13. (Open) Pertanyaan Terbuka;
14. Diperpanjang Response-Pertanyaan Terbuka;
15. Super Item;
16. Multiple-Pertanyaan Item;
17. Esai;
18. Tugas lisan dan Wawancara;
19. Dua Tahap Tugas;
20. Jurnal;
21. Peta konsep;
22. Tes kemajuan-Over-Tim

5.
Apa yang saya berikan pada teman?
Memberikan dan mendiskusikan inovasi yang bisa diterapkan dalam penilaian kelas supaya lebih baik lagi kedepannya.
6.
Apa rencana yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini?

Sebagai pendidik, dalam proses belajar mengajar harus melakukan penilaian kelas dengan melihat prinsip yang telah ditentukan.


Materi : Analysis of Psychomotor Domain as a Relevant Factor In The
  Understanding of Mathematical Concepts

No.
Question
Opinion
1.
Apa yang telah saya pahami
Dalam materi ini yang saya pahami yaitu cara dalam melakukan penilaian psikomotor dapat dilakukan dengan cara:
(1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung,
(2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap,
(3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya.
2.
Apa yang belum saya pahami?
Ketika peserta didik telah memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai mata pelajaran dalam dirinya, maka tahap selanjutnya ialah bagaimana peserta didik mampu mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupan sehari-hari melalui perbuatan atau tindakan. Jadi, yang belum saya pahami yaitu Bagaimana cara mengidentifikasi dan mengukur ketercapaian aspek psikomotorik dalam kegiatan pembelajaran matematika pada materi Persamaan Kuadrat?

3.
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya paham?
Melakukan diskusi dan bertanya pada teman yang telah memahami penilaian psikomotorik.
4.
Apa yang saya dapatkan dari teman diskusi
Hasil dari diskusi yang telah dilakukan yaitu dalam ranah psikomotorik yang diukur meliputi:
(1) gerak refleks,
(2) gerak dasar fundamen,
(3) keterampilan perseptual; diskriminasi kinestetik, diskriminasi visual, diskriminasi auditoris, diskriminasi taktis, keterampilan perseptual yang terkoordinasi,
(4) keterampilan fisik,
(5) gerakan terampil,
(6) komunikasi non diskusi (tanpa bahasa-melalui gerakan) meliputi: gerakan ekspresif, gerakan interprestatif.
Dalam pembelajaran matematika pada pada materi persamaan kuadarat dapat dilakukan dengan menggunakan observasi atau pengamatan. Observasi sebagai alat penilaian banyak digunakan untuk mengukur tingkah laku individu ataupun proses terjadinya suatu kegiatan yang dapat diamati, baik dalam situasi yang sebenarnya maupun dalam situasi buatan. Dengan kata lain, observasi dapat mengukur atau menilai hasil dan proses belajar atau psikomotorik. Misalnya tingkah laku peserta didik ketika praktik, kegiatan diskusi peserta didik, partisipasi peserta didik dalam simulasi, dan penggunaan alins ketika belajar.
5.
Apa yang saya berikan pada teman?
Memberikan dan mendiskusikan inovasi yang bisa diterapkan dalam penilaian psikomotorik supaya lebih baik lagi kedepannya.
6.
Apa rencana yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini?

Setelah mempelajari materi ini, laporan hasil belajar harus dinyatakan dalam tiga ranah yaitu afektif, kognitif dan psikomotorik. Laporan hasil belajar peserta didik untuk setiap akhir semester berupa rapor yang disampaikan kepada orang tua peserta didik. Untuk meningkatkan akuntabilitas satuan pendidikan, hasil belajar peserta didik dilaporkan kepada dinas pendidikan, dan sebaiknya juga dilaporkan ke masyarakat. Laporan ini dapat berupa laporan perkembangan prestasi akademik sekolah yang ditempelkan di tempat pengumuman sekolah.


Komentar